The Fed Hati-Hati, Dolar Anjlok dan Rupiah Menguat ke Level 14.387

JawaPos.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sumringah pagi ini menyusul anjloknya dolar yang diterpa sentimen The Fed. Mengutip yahoofinance, rupiah sukses menguat ke level 14.387.

Mengutip laman Reuters, Kepala Federal Reserve Jerome Powell mengatakan suku bunga hanya di bawah netral. Hal tersebut meningkatkan ekspektasi bank sentral lebih dekat ke akhir siklus kenaikan suku bunganya.

“Powell mengatakan tingkat suku bunga, di rentang 2-2,25 persen, saat ini “di bawah” kisaran luas perkiraan netral, yang pada September lalu tercatat 2,5-3,5 persen, demikian laporan Reuters dan Xinhua, di New York, Rabu (28/11) waktu setempat.

Disamping itu, Presiden Donald Trump juga menyatakan frustrasi dengan kenaikan suku bunga Fed karena dapat merugikan perekonomian.

Risalah rapat The Fed 7-8 November, yang dirilis Kamis, akan dicermati untuk indikasi lebih lanjut tentang berapa kali bank sentral Amerika itu kemungkinan menaikkan suku bunga.

Pelaku pasar juga fokus pada KTT G20 di Buenos Aires, akhir pekan ini, di mana Trump dan rekannya dari China, Xi Jinping, dijadwalkan untuk membahas masalah perdagangan yang kontroversial.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,31 persen menjadi 96,99. Pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi USD1,1376 dari USD1,1295, dan pound Inggris meningkat jadi USD1,2834 dari USD1,2733 di sesi

Sebelumnya Dolar Australia menguat ke posisi USD0,7314 dari USD0,7223.
Sementara itu, dolar AS dibeli 113,53 yen, lebih rendah dari 113,78 yen pada sesi sebelumnya. Kurs greenback turun menjadi 0,9930 franc Swiss dari 0,9986 franc Swiss, dan melemah jadi 1,3271 dolar Kanada dari 1,3299 dolar Kanada.

(mys/JPC)