IHSG Dibuka Rebound Ke 5.955, 4 Saham Ini Berpeluang Emas

JawaPos.com РPasar saham Indonesia pada perdagangan pagi ini kembali berbalik menguat  setelah seharian kemarin melaju di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 7,7 poin atau 0,13 persen ke 5.955.

Sementara Indeks LQ45 naik 0,95 poin atau 0,1 persen menjadi 946,28, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,26 poin atau 0,0 persen ke 663,35, dan indeks IDX30 naik 0,32 poin atau 0,1 persen ke 521,37.

Pada pembukaan pagi ini, ada 142 saham menguat, 51 saham melemah, dan 96 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp 269 miliar dari Rp 474 juta lembar saham diperdagangkan.

Sementara itu, untuk sektor penggerak IHSG bergerak dua arah. Di mana sektor properti menguat 0,9 persen, sedangkan aneka industri melemah 0,5 persen.

Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia Yuganur Wijanarko mengatakan, IHSG hari ini diperkirakan mengalami technical rebound menuju area atas 5.970, setelah kemarin mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 0,95 persen ke level 5.948.

“Kami melihat secara teknikal koreksi IHSG akibat tekanan volatilitas regional tertahan oleh bargain hunting pada saham big cap dan lapis kedua pilihan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (22/11).¬†

Menurutnya, kondisi tersebut bisa dikatakan pergerakan IHSG siap untuk melakukan technical rebound dalam upaya bermain kembali di kisaran 5.970-6.000, setelah kemarin mampu bertahan di atas level support.

Dengan demikian, di tengah potensi rebound pada laju IHSG hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:

1. PT United Tractors Tbk (UNTR), dengan target profit taking di kisaran Rp 33.700-34.700, memiliki dua pilihan masuk di level Rp 31.700 dan Rp 31.200, disarankan cut loss pada posisi Rp 30.700.

2. PT Timah Tbk (TINS), dengan target profit taking di kisaran Rp 705-715, memiliki dua pilihan masuk di level Rp 660 dan Rp 650, disarankan cut loss pada posisi Rp 635.

3. PT Astra International Tbk (ASII), dengan target profit taking di kisaran Rp 8.650-8.750, memiliki dua pilihan masuk di level Rp 8.375 dan Rp 8.275, disarankan cut loss pada posisi Rp 8.175.

4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan target profit taking di kisaran Rp 3.650-3.850, memiliki dua pilihan masuk di level Rp 3.420 dan Rp 3.380, disarankan cut loss pada posisi Rp 3.320. 

(mys/JPC)