Cerita Menko Darmin Soal Awal Mula Keperkasaan Dolar AS

JawaPos.com – Dolar Amerika Serikat (AS) menjadi salah satu mata uang terkuat di dunia saat ini. Hampir seluruh negara di dunia menggunakan mata uang USD untuk bertransaksi dengan mitra dagangnya secara internasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membeberkan awal mula dolar menjadi mata uang yang kuat dan digemari. Hal itu dimulai saat mata uang tersebut dijamin oleh sebuah emas. Era itu dimulai saat kepemimpinan Presiden AS pada masa tersebut yakni Richard Nixon.

“Anda kalau punya dolar (saat itu) bisa klaim ke bank sentral AS dengan emas,” ujarnya dalam sebuah seminar di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (28/11).

Tidak lama setelah itu, Nixon memutuskan untuk tidak lagi menjamin dolar dengan emas. Alasannya, kepemilikan emas AS tidak mampu memenuhi semua pemilik dolar.

“Apalagi waktu itu presiden Perancis tiba-tiba mempersoalkan ini,” tuturnya.

Nixon pun tidak kehabisan akal. Ia tahu bahwa semua negara di dunia cukup meminati mata uang negaranya.

Kemudian, Nixon mencoba menghubungi Arab Saudi untuk melakukan kesepakatan penggunaan dolar saat bertransaksi membeli minyak.

Upaya itu rupanya tidak menemui hambatan. Arab sepakat dan langsung membawa kesepakatan itu untuk dibahas dengan OPEC. Organisasi negara-neagra pengekspor minyak bumi itu juga ikut setuju. Sehingga, transaksi pembelian minyak wajib menggunakan dolar dan hal itu juga ikut merembet pada transaksi lainnya.

“Makanya transaksi (beli minyak) bukan dengan mata uang negaranya tapi dengan dolar, makanya jadilah petro dolar. anda pingin minyak? anda harus punya dolar,” tandasnya.

(hap/JPC)